Oleh : Khaza @lifa
Gelanggang
Surya Kencana itu...
Menjadi
penomena yang terus membayang kalbu,,,
Seiring
dengan pedang yang menggores daku
Yang
kau libaskan kedalam sukmaku...
Gelanggang
Surya kencana itu...
Terhanyut
sukma kedalam pilu,,,
Ujung
pedang menusuk dadaku
Gelanggang
surya kencana itu...
Tempat
orang bahu membahu..
Namun
aku terpuruk pilu..
Menahan
sakit tiada yang membantu
Orang
– orang diam terpaku...
Menyaksikan
nyawa yang telah berlalu..
Meninggalkan
jasad yang tengah pilu..
Dalam
hembusan nafas yang begitu sendu...
Kini
engkau tersenyum merdu...
Menyaksikan
aku telah berlalu..
Meninggalkan
perjuangan diriku
Dalam
sukma yang tersusun pilu....
Monumen
Yogyakarta , 2012
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking