Maandag 14 Oktober 2013

“Hari Raya Kurban : Hari Penambahan Gizi Sahabat IKADM”

Oleh    : Sapar wadi*


            Hari raya Idhul Adha adalah hari raya yang begitu banyak mengandung berkah bagi semua umat manusia. Berkah tersebut meliputi berkah dari Tuhan Yang Maha Agung dan juga berkah dari sesama Umat Manusia. Berkah dari Tuhan meliputi amal kebaikan karena keikut sertaan kita untuk merayakan saudara-saudara kita yang tengah berjuang di tanah suci untuk mencapai Ridho Ilahi, sedangkan Berkah dari sesama akan dirasakan oleh setiap orang yang termasuk sembilan ciri-ciri orang yang patut untuk menerima daging Kurban.

            Mungkin didaerah Lombok pada khusunya kurang untuk mendapatkan stok daging korban, seperti yang telah terjadi dibeberapa daerah yang notabene menengah ke bawah. Dalam perayaan tersebut hewan kurban bisa jadi ada dan bahkan tidak ada sama sekali. Tidak seperti di daerah Yogyakarta. Daerah yang notabene berpenduduk menengah keatas, maka wajar jika begitu banyak hewan kurban dimasjid-masjid dan bahkan dimushallanya.
            Hal inilah yang menjadi kesempatan empuk bagi para anak perantauan yang bertempat di daerah Yogyakarta, khusunya bagi Sahabat IKADM. Jika dipondok dulu dikenal dengan bulan penambahan gizi pada bulan Maulid, maka kini di Jogja kita kenal sebagai hari penambahan Gizi (hari raya Kurban).
            Gimana tidak?. Hampir disetiap masjid yang berlokasi di Yogyakarta akan menyembelih begitu banyak hewan Kurban. Dan dari sekian banyak hewan kurban tersebut, anak-anak perantauan yang berada disekitar masjidpun akan mendapatkan bagian dari hewan tersebut. Hal inilah yang menyebabkan kenapa hari raya kurban dikatakan sebagai hari penambahan gizi.
            Mungkin jika kita lihat dari sudut pandang pengelihatan kita, kita tidak pernah melihat begitu banyak hewan yang dikurbankan didaerah kita Khususnya Lombok. Sangat jarang sekali. Dan jika ada palingan beberapa ekor saja. Dan mungkin yang paling banyak mungkin hanya ayam saja, tidak seperti di Yogyakarta. Sekarang saja di sebuah masjid didaerah sekretariat IKADM telah tercatat 8 ekor Sapi dan 10 ekor kambing yang siap untuk dikorbankan. Maka seperti yang dikatakan diatas bahwasanya Mahasiswa perantauan juga mendapat jatrah daging korban.
            Seperti ritual tahunan sebelumnya saat merayakan Hari raya Idhul Adha, Sahabat IKADM mungkin juga akan melakukan pesta bakar sate karena banyaknya stok daging yang diterima. Hal ini terus terjadi setiap tahunnya. Maka tak salah jika Hari raya Idhul Adha dikatakan sebagai hari penambahan Gizi... hahahahaha

** Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam 2012
***Sosok yang penuh canda dan tawa

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking