Sondag 13 Oktober 2013

THE HISTORIS OF IKADM YOGYAKARTA

Yogyakarta 14/10/2013
Penulis : Sekretaris IKADM 

1.      Tentang IKADM
            IKADM. Salah satu Perkumpulan atau persatuan Alumni Pondok Pesantren Darul Muhajirin Praya yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. IKADM merupakan singkatan dari “Ikatan Alumni Darul Muhajirin” yang pertama kali dicanangkan oleh para pendiri IKADM pada tanggal 23 Desember 2009. Untuk para pendiri IKADM akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya.
            IKADM sendiri didirikan atas dasar tekad untuk maju, tekad yang begitu sangat membara dari para alumni Ponpes Darul Muhajirin yang ada di Yogyakarta. Oleh dasar inilah akhirnya IKADM dapat didirikan dan bertahan
hingga saat ini.
            Saat ini, Sekretariatan resmi IKADM berada di Perumahan Polri Gowok Blok C III No. 114 Sleman, Yogyakarta. Anggotanya saat ini telah tercatat sebanyak 45 Orang, terdiri dari para mahasiswa yang melanjutkan studi di wilayah Yogyakarta.
            Pendirian IKADM ini pun langsung diterima dengan baik oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muhajirin terutama para dewan guru di Pondok Pesantren Darul Muhajirin.

2.       Sejarah Singkat IKADM
            IKADM secara resmi didirikan pada tahun 2009. Tepatnya pada 23 Desember 2009. Awalnya, IKADM merupakan wadah perkumpulan diskusi biasa yang dilakukan oleh para  Alumni Pondok Pesantren Darul Muhajirin yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta dan berlangsung setiap malam Minggu bertempat di Masjid Baiturrahman, Perumahan Polri Gowok Blok A No. 32 Yogyakarta. Tempat dimana Kang Sahman dan Darman menjadi Ta’mir (Marbot)
            Karena sebuah tekad ingin maju dan menggapai suatu perubahan, maka pada tahun 2009 IKADM dengan resmi didirikan. Berdirinya perkumpulan ini tak lepas dari campur tangan dari para tokoh-tokoh perubahan. Tokoh- tokoh tersebut Antara lain : Jalaluddin, Sahman, Awaluddin, Darman Wijaya, Sri Ayunah, Jumhur, Husnul, dan lain sebagainya yang tak bisa diuraikan satu per satu.
            Dengan berdirinya IKADM, maka timbul dalam benak para tokoh pendiri (tertua) untuk membuat suatu kesekteriatan. Karena tidak selamanya, Masjid akan menjadi tempat untuk perkumpulan ini, seperti yang kita ketahui bersama masjid adalah milik umat dan tidak ada hak bagi IKADM untuk menjadikan masjid sebagai sekretariatan IKADM.
            Alhamdulillah,,, dengan jalan Allah yang tak pernah terduga sebelumnya, IKADM berhasil mendirikan sekretariatan di sebuah rumah Kontrakan yang bertempat di perumahan polri gowok blok C III no. 114 sleman Yogyakarta dengan masa kontrak untuk pertama kalinya selama setahun tepatnya pada bulan Juni 2010 tepat setelah satu tahun berdirinya IKADM.
            Kontrakan tersebut berdiri karena biaya yang dilontarkan oleh beberapa orang yang ingin bergabung menjadi bagian IKADM. Orang-orang tersebut kemudian datang ke Yogyakarta dan menjadi penghuni pertama di sekretariatan IKADM pada tahun 2010.
            Setelah berhasil mempunyai sebuah kesektriatan, IKADM kemudian melakukan pembenahan diri dan melakukan agenda-agenda yang sekiranya mampu untuk dilakukan.

3.      Kepemimpinan IKADM

1)      AWALUDDIN.
            Untuk pertama kalinya dalam perjalanan IKADM melakukan musyawarah untuk memilih ketua sebagai pemimpin IKADM pertama. Dan Al-hamdulillah IKADM berhasil mendapatkan ketua pertama yakni Awaluddin. Awaluddin adalah ketua pertama yang memimpin IKADM dengan masa jabatan selama setahun. IKADM pun memulai hal baru dibawah kepemimpinan Awaluddin.
            Namun, hal ini tak begitu berjalan mulus. Pasalnya pada pertengahan tahun menjabat sebagai ketua IKADM, Awaluddin merasa diri tidak cocok untuk menjadi ketua IKADM. Dan pada pertengahan masa kepemerintahannya, Ia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua IKADM.
            Dengan pengunduran diri yang dilakukan oleh Awaluddin, maka kursi kepemimpinan IKADM pun menjadi kosong. Karena rasa takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan, maka semua anggota IKADM pada waktu itu kembali melakukan musyawarah mendadak untuk memilih pemimpin baru, dan akhirnya dalam musyawarah itu berhasil mengangkat Jalaluddin sebagai ketua baru menggantikan posisi yang ditinggalkan Awaluddin yang sebelumnya telah mengundurkan diri. IKADM pun kembali melakukan kegiatannya dengan pemimpin baru.


2)      JALALUDDIN
            Setelah resmi menjabat sebagai ketua IKADM menggantikan Awaluddin. Jalaluddin dengan otomatis menjadi ketua kedua di Perkumpulan IKADM. Ia pun mulai mencanangkan program-program untuk memajukan IKADM dan al-hasil, semua program tersebutpun berjalan hingga sampai saat ini.
            Program yang paling besar yang dilaksanakannya adalah kegiatan Diskusi yang dilaksanakan setiap malam Minggu. Ditangan Jalaluddin, kegiatan diskusi mingguan ini menjadi berkembang pesat, hingga banyak dikalangan alumni non muhajirinpun ikut serta menghadiri program ini. Dan al-hamdulillah, program ini berjalan hingga saat ini.

3)      SAHMAN
            Ketua IKADM ketiga adalah Sahman, Ia menggantikan Jalaluddin setelah masa jabatannya habis. Sahman menjadi ketua IKADM pada periode 2011/2013. Sama seperti biasanya, Sahman juga dipilih melalui musyawarah bersama anggota IKADM. Setelah resmi menjadi ketua, ia pun mencanangkan program-program yang akan dijalankan akan tetapi tidak melakukan penghapusan program yang lainnya. Hingga pada akhirnya, jumlah anggota IKADM semakin tahun terus meningkat.
            Namun karena makin banyaknya anggota IKADM, maka melalui suatu musyawarah akbar, akhirnya diputuskan kembali pemilihan umum secara resmi untuk memilih ketua IKADM. Pemilihan tak lagi dilakukan dengan musyawarah, akan tetapi melalui pemilihan umum dan tepat pada bulan Marat Sahman lengser dari jabatannya dan dalam pemilihan umum ditetapkanlah Rodi sebagai ketua baru IKADM.

4)      RODI
            Ketua keempat IKADM adalah Rodi.Rodi adalah ketua pertama yang dipilih melalui jalan pemilihan umum. Dalam masa kepemerintahannya selama satu tahun, ia berhasil membuat suatu program yang dapat memajukan IKADM. Perogram terbesar yang ia canangkan adalah “Sosialisasi ke Pondok Pesantren Darul Muhajirin”.
            Dengan dikomandoi oleh saudara Rodi, para tim sosialisasipun berangkat menuju lombok (muhajirin) untuk melaksanakan program sosialisasi. Saat itu tercatat, ada sepuluh tim sosialisasi yang ikut serta berangkat menuju Muhajirin.
            Dengan kerja keras dan darah juang yang tinggi, maka dengan adanya program Sosialisasi ini, minat para siswa Ponpes Darul Muhajirin untuk melanjutkan pendidikan keluar daerah pun meningkat. Terbukti, pada tahun 2012, lonjakan tersebut menyampai lima belas orang. Dan Al-hamdulillah Program tersebut pun masih berjalan hingga saat ini.
            Setelah berhasil melaksanakan program Sosialisasi ini, masa kepemimpinan Rodi juga berhasil mempertahankan sekretariatan IKADM yang saat itu hampir tidak memiliki kesekretariatan akibat dari melonjaknya harga sewa rumah di Yogyakarta.

5)      PANJI
            Ketua berikutnya adalah Panji pada periode 2013/2014. Dalam pemilihan ketua IKADM yang kelima ini, ada nuansa berbeda yang coba dilakukan oleh panitia pemilu, dan al-hasil pemilihanpun berjalan dengan sangat sukses.
            Seperti halnya dengan kepemimpinan sebelumnya, Panji juga menetapkan program-program yang akan ia laksanakan seperti yang ia sampaikan dalam Visi dan Misinya. Tanpa harus menghapus program-program sebelumnya, Panji mencoba untuk lebih mendisain sedemikian rupanya agar IKADM makin berjaya. Al-hasil, para periode kepemimpinan Panji, Hadroh IKADM akhirnya dapat berfungsi seperti yang diinginkan.
            Selain program Hadroh, dibawah kepemimpinan Panji juga melaksankan kader-kader IKADM untuk gemar menulis dan hasilnya lumayan bagus dengan terbitnya Coretan Sahabat IKADM (CORIKA).
            Pada masa kepemimpinan Panji, IKADM mengalamin masa yang penuh dengan cobaan. Hal tersebut karena tidak adanya kader IKADM yang diterima di kampus yang dekat dengan kesekteriatan. Dan hal tersebut berdampak buruk pada IKADM. Sekreteriatan pun hampir saja akan mengalami kehancuran dan gagal untuk mengontrak.
            Namun setelah beberapa kali melakukan musyawarah dengan para kader IKADM, maka akhirnya Sekretariat IKADM dapat bertahan hingga saat ini.
            “Itulah sedikit gambaran tentang para ketua IKADM dari yang pertama dan terakhir.”

4.      KEGIATAN-KEGIATAN IKADM
            Sebagai mana halnya dengan perkumpulan lainnya, IKADM pun tak hanya cukup untuk sekedar bertatap muka dan berkumpul, ataupun melakukan hubungan-hubungan asmara dengan para anggota yang lainnya. Untuk mencapai suatu kemajuan maka IKADM dari semenjak kepemerintahan pertama sampai terakhir terus membangun program-program yang dapat memajukan dan mengikat silaturrahmi IKADM. Program-program tersebut antara lain.

A.     Diskusi
            Diskusi adalah program unggulan yang dimiliki IKADM. Tak hanya menhadirkan nara sumber dari kader IKADM, namun juga menghadirkan nara sumber dari Luar IKADM. Program ini merupakan program yang paling tua yang dimiliki oleh IKADM. Program ini dilaksanakan setiap malam minggu. Yang dimana setia sebulan sekali Devisi Kajian Wacana dan Jurnalistik menghadirkan orang luar (luar IKADM) sebagai narasumber/pemateri.
B.     Hadroh
            Hadroh IKADM, merupakan program yang masih baru, namun mampu membuat kader IKADM menjadi lebih maju. Saat ini Hadroh IKADM dimentori oleh Wayah Man (kang Sahman). Perogram ini berlangsung tiga kali seminggu yakni malam selasa, kamis dan sabtu. Saat ini Tim Hadroh telah menyelesaikan tiga lagu dengan lirikan ala pondok pesantren.
C.     Yasinan dan Ijtima’
            Sebagaimana yang dilakukan oleh santri Ponpes Darul Muhajirin, para anggota IKADM pun masih melakukan kebiasaan yang dilakukan ketika masih menjadi santri di Ponpes DM praya. Kegiatan itu yakni yasinan setiap malam jum’at dan ijtima; setiap satu kali sebulan yang dilakukan juga pada malam jum’at.
D.    Sosialisi
            Sosialisasi adalah program terbesar yang dimiliki oleh IKADM. Pasalnya, dengan melakukan Sosialisasi, para calon kader IKADM yang berada di Darul Muhajirin akan dengan mudah tergaet untuk kuliah ke Yogyakarta.
            Selain itu, sosialisasi juga bertujuan untuk memperkenalkan setiap kampus di yogyakarta dan khususnya juga memperkenalkan IKADM itu sendiri. Sosialisasi ini dilaksanakan setiap sekali setahun, dimana dilakukan pada saat sebelum ujian Nasional bagi para siswa/i.
E.     Masak-masak
            Masak-masak merupakan aktivitas rutin Sahabat/sahabi IKADM di masa libur dan sebagainya. Kegiatan ini tidak terjadwal, dan terkadang juga dilakukan sekali sebulan tergantung kondisi kawan-kawan.
F.     Jalan-jalan
            Jalan-jalan merupakan aktifitas khusus untuk mengisi masa liburan sahabat/i IKADM. Jalan-jalan ini biasanya dikalangan sebagai upaya untuk menyatukan silaturrahmi sekaligus hiburan untuk sahabat/i IKADM.

G.    Lari Pagi
            Lari pagi merupakan kegiatan mingguan sahabat/i IKADM yang dilakukan seminggu sekali tepatnya pada hari sabtu mulai dari jam 06:00 sampai selesai. Program ini pertama kali diajukan oleh Devisi Seni dan Olah Raga. Kegiatan ini dimulai pada masa kepemimpinan Panji yang menjabat sebagai ketua IKADM.
H.    Muhadharah
            Program ini merupakan gagasan dari Devisi Agama yang diketuai oleh Suparman Jayadi. Acara ini digelar sama seperti Ijtima’ yakni sekali dalam sebulan lebih tepatnya diadalakan pada malam jum’at setelah selesai melaksankan rutinitas yasinan.
I.       Futsalan
            Kegiatan futsal IKADM belum sepenuhnya berjalan maksimal, namun kegiatan ini biasa dilakukan ketika ada keinginan yang kuat dari teman-teman untuk berolah raga. Kegiatan ini tidak terjadwal seperti program lainnya. Namun kini IKADM telah memiliki tim Futsal yang beranggotakan sepuluh orang.

5.      PROFIL ANGGOTA IKADM
            Menurut pendataan yang dilakukan oleh sekretaris IKADM periode 2013/2014 saat ini IKADM memiliki anggota sebanyak empat puluh lima orang. Yang terdiri dari para alumni darul Muhajirin yang melanjutkan studi ke Daerah Istimewa Yogyakarta.
            Jumlah ini diantaranya telah menyelesaikan kuliah sebanyak tiga orang diantaranya Jalaluddin. S.Pdi, Masriadi. S.Ag. M.A dan Jumhur S.Hum. Sedangkan beberapa orang lainnya tengah menggarap skripsi dan insya Allah akan wisuda pada bulan desember 2013.
            Jumlah Wisudawan/wisuda wati akan terus mengalami kenaikan, pasalnya sebagian dari anggota IKADM tengah menggarap skrips (tugas akhir) dan baru menyelesaikan KKN/KP. Selain itu, mayoritas dari sahabat/i IKADM saat ini tengah menjalani studi di UIN Sunan Kalijaga, STTA, UI, Surya Global, AKAKOM dan lain sebagainya.


Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking