Yogyakarta 14/10/2013
Penulis : Sekretaris IKADM
1. Tentang IKADM
IKADM. Salah satu Perkumpulan atau
persatuan Alumni Pondok Pesantren Darul Muhajirin Praya yang berada di Daerah
Istimewa Yogyakarta. IKADM merupakan singkatan dari “Ikatan Alumni Darul Muhajirin”
yang pertama kali dicanangkan oleh para pendiri IKADM pada tanggal 23 Desember 2009.
Untuk para pendiri IKADM akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya.
IKADM sendiri didirikan atas dasar
tekad untuk maju, tekad yang begitu sangat membara dari para alumni Ponpes Darul
Muhajirin yang ada di Yogyakarta. Oleh dasar inilah akhirnya IKADM dapat
didirikan dan bertahan
hingga saat ini.
hingga saat ini.
Saat ini, Sekretariatan resmi IKADM
berada di Perumahan Polri Gowok Blok C III No. 114 Sleman, Yogyakarta.
Anggotanya saat ini telah tercatat sebanyak 45 Orang, terdiri dari para
mahasiswa yang melanjutkan studi di wilayah Yogyakarta.
Pendirian IKADM ini pun langsung
diterima dengan baik oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Muhajirin terutama
para dewan guru di Pondok Pesantren Darul Muhajirin.
2. Sejarah Singkat IKADM
IKADM secara resmi didirikan pada tahun
2009. Tepatnya pada 23 Desember 2009. Awalnya, IKADM merupakan wadah perkumpulan
diskusi biasa yang dilakukan oleh para Alumni Pondok Pesantren Darul Muhajirin yang berada
di Daerah Istimewa Yogyakarta dan berlangsung setiap malam Minggu bertempat di
Masjid Baiturrahman, Perumahan Polri Gowok Blok A No. 32 Yogyakarta. Tempat
dimana Kang Sahman dan Darman menjadi Ta’mir (Marbot)
Karena sebuah tekad ingin maju dan
menggapai suatu perubahan, maka pada tahun 2009 IKADM dengan resmi didirikan.
Berdirinya perkumpulan ini tak lepas dari campur tangan dari para tokoh-tokoh perubahan.
Tokoh- tokoh tersebut Antara lain : Jalaluddin,
Sahman, Awaluddin, Darman Wijaya, Sri Ayunah, Jumhur, Husnul, dan lain
sebagainya yang tak bisa diuraikan satu per satu.
Dengan berdirinya IKADM, maka timbul
dalam benak para tokoh pendiri (tertua) untuk membuat suatu kesekteriatan.
Karena tidak selamanya, Masjid akan menjadi tempat untuk perkumpulan ini,
seperti yang kita ketahui bersama masjid adalah milik umat dan tidak ada hak
bagi IKADM untuk menjadikan masjid sebagai sekretariatan IKADM.
Alhamdulillah,,, dengan jalan Allah
yang tak pernah terduga sebelumnya, IKADM berhasil mendirikan sekretariatan di
sebuah rumah Kontrakan yang bertempat di perumahan polri gowok blok C III no.
114 sleman Yogyakarta dengan masa kontrak untuk pertama kalinya selama setahun
tepatnya pada bulan Juni 2010 tepat setelah satu tahun berdirinya IKADM.
Kontrakan tersebut berdiri karena
biaya yang dilontarkan oleh beberapa orang yang ingin bergabung menjadi bagian
IKADM. Orang-orang tersebut kemudian datang ke Yogyakarta dan menjadi penghuni
pertama di sekretariatan IKADM pada tahun 2010.
Setelah berhasil mempunyai sebuah
kesektriatan, IKADM kemudian melakukan pembenahan diri dan melakukan
agenda-agenda yang sekiranya mampu untuk dilakukan.
3. Kepemimpinan IKADM
1) AWALUDDIN.
Untuk pertama kalinya dalam
perjalanan IKADM melakukan musyawarah untuk memilih ketua sebagai pemimpin
IKADM pertama. Dan Al-hamdulillah IKADM berhasil mendapatkan ketua pertama
yakni Awaluddin. Awaluddin adalah ketua pertama yang memimpin IKADM dengan masa
jabatan selama setahun. IKADM pun memulai hal baru dibawah kepemimpinan Awaluddin.
Namun, hal ini tak begitu berjalan
mulus. Pasalnya pada pertengahan tahun menjabat sebagai ketua IKADM, Awaluddin merasa diri tidak cocok untuk
menjadi ketua IKADM. Dan pada pertengahan masa kepemerintahannya, Ia
mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua IKADM.
Dengan pengunduran diri yang
dilakukan oleh Awaluddin, maka kursi
kepemimpinan IKADM pun menjadi kosong. Karena rasa takut akan terjadi hal yang
tidak diinginkan, maka semua anggota IKADM pada waktu itu kembali melakukan musyawarah
mendadak untuk memilih pemimpin baru, dan akhirnya dalam musyawarah itu
berhasil mengangkat Jalaluddin
sebagai ketua baru menggantikan posisi yang ditinggalkan Awaluddin yang sebelumnya telah mengundurkan diri. IKADM pun
kembali melakukan kegiatannya dengan pemimpin baru.
2) JALALUDDIN
Setelah resmi menjabat sebagai ketua
IKADM menggantikan Awaluddin. Jalaluddin dengan
otomatis menjadi ketua kedua di Perkumpulan IKADM. Ia pun mulai mencanangkan
program-program untuk memajukan IKADM dan al-hasil, semua program tersebutpun
berjalan hingga sampai saat ini.
Program yang paling besar yang
dilaksanakannya adalah kegiatan Diskusi yang dilaksanakan setiap malam Minggu.
Ditangan Jalaluddin, kegiatan diskusi mingguan ini menjadi berkembang pesat,
hingga banyak dikalangan alumni non muhajirinpun ikut serta menghadiri program
ini. Dan al-hamdulillah, program ini berjalan hingga saat ini.
3) SAHMAN
Ketua IKADM ketiga adalah Sahman, Ia menggantikan Jalaluddin setelah masa jabatannya
habis. Sahman menjadi ketua IKADM pada periode 2011/2013. Sama seperti
biasanya, Sahman juga dipilih melalui musyawarah bersama anggota IKADM. Setelah
resmi menjadi ketua, ia pun mencanangkan program-program yang akan dijalankan
akan tetapi tidak melakukan penghapusan program yang lainnya. Hingga pada
akhirnya, jumlah anggota IKADM semakin tahun terus meningkat.
Namun karena makin banyaknya anggota
IKADM, maka melalui suatu musyawarah akbar, akhirnya diputuskan kembali
pemilihan umum secara resmi untuk memilih ketua IKADM. Pemilihan tak lagi
dilakukan dengan musyawarah, akan tetapi melalui pemilihan umum dan tepat pada
bulan Marat Sahman lengser dari
jabatannya dan dalam pemilihan umum ditetapkanlah Rodi sebagai ketua baru IKADM.
4) RODI
Ketua keempat IKADM adalah Rodi.Rodi adalah ketua pertama yang
dipilih melalui jalan pemilihan umum. Dalam masa kepemerintahannya selama satu
tahun, ia berhasil membuat suatu program yang dapat memajukan IKADM. Perogram
terbesar yang ia canangkan adalah “Sosialisasi
ke Pondok Pesantren Darul Muhajirin”.
Dengan dikomandoi oleh saudara Rodi, para tim sosialisasipun berangkat
menuju lombok (muhajirin) untuk melaksanakan program sosialisasi. Saat itu tercatat, ada sepuluh tim sosialisasi yang
ikut serta berangkat menuju Muhajirin.
Dengan kerja keras dan darah juang
yang tinggi, maka dengan adanya program Sosialisasi ini, minat para siswa
Ponpes Darul Muhajirin untuk melanjutkan pendidikan keluar daerah pun
meningkat. Terbukti, pada tahun 2012, lonjakan tersebut menyampai lima belas
orang. Dan Al-hamdulillah Program tersebut pun masih berjalan hingga saat ini.
Setelah berhasil melaksanakan
program Sosialisasi ini, masa kepemimpinan Rodi
juga berhasil mempertahankan sekretariatan IKADM yang saat itu hampir tidak
memiliki kesekretariatan akibat dari melonjaknya harga sewa rumah di
Yogyakarta.
5) PANJI
Ketua berikutnya adalah Panji pada periode 2013/2014. Dalam
pemilihan ketua IKADM yang kelima ini, ada nuansa berbeda yang coba dilakukan
oleh panitia pemilu, dan al-hasil pemilihanpun berjalan dengan sangat sukses.
Seperti halnya dengan kepemimpinan
sebelumnya, Panji juga menetapkan program-program yang akan ia laksanakan
seperti yang ia sampaikan dalam Visi dan Misinya. Tanpa harus menghapus
program-program sebelumnya, Panji mencoba untuk lebih mendisain sedemikian
rupanya agar IKADM makin berjaya. Al-hasil, para periode kepemimpinan Panji,
Hadroh IKADM akhirnya dapat berfungsi seperti yang diinginkan.
Selain program Hadroh, dibawah
kepemimpinan Panji juga melaksankan kader-kader IKADM untuk gemar menulis dan
hasilnya lumayan bagus dengan terbitnya Coretan Sahabat IKADM (CORIKA).
Pada masa kepemimpinan Panji, IKADM
mengalamin masa yang penuh dengan cobaan. Hal tersebut karena tidak adanya
kader IKADM yang diterima di kampus yang dekat dengan kesekteriatan. Dan hal
tersebut berdampak buruk pada IKADM. Sekreteriatan pun hampir saja akan
mengalami kehancuran dan gagal untuk mengontrak.
Namun setelah beberapa kali
melakukan musyawarah dengan para kader IKADM, maka akhirnya Sekretariat IKADM
dapat bertahan hingga saat ini.
“Itulah sedikit gambaran tentang
para ketua IKADM dari yang pertama dan terakhir.”
4. KEGIATAN-KEGIATAN IKADM
Sebagai mana halnya dengan
perkumpulan lainnya, IKADM pun tak hanya cukup untuk sekedar bertatap muka dan
berkumpul, ataupun melakukan hubungan-hubungan asmara dengan para anggota yang
lainnya. Untuk mencapai suatu kemajuan maka IKADM dari semenjak kepemerintahan
pertama sampai terakhir terus membangun program-program yang dapat memajukan
dan mengikat silaturrahmi IKADM. Program-program tersebut antara lain.
A.
Diskusi
Diskusi adalah program unggulan yang
dimiliki IKADM. Tak hanya menhadirkan nara sumber dari kader IKADM, namun juga
menghadirkan nara sumber dari Luar IKADM. Program ini merupakan program yang
paling tua yang dimiliki oleh IKADM. Program ini dilaksanakan setiap malam
minggu. Yang dimana setia sebulan sekali Devisi Kajian Wacana dan Jurnalistik
menghadirkan orang luar (luar IKADM) sebagai narasumber/pemateri.
B.
Hadroh
Hadroh IKADM, merupakan program yang
masih baru, namun mampu membuat kader IKADM menjadi lebih maju. Saat ini Hadroh
IKADM dimentori oleh Wayah Man (kang Sahman). Perogram ini berlangsung tiga
kali seminggu yakni malam selasa, kamis dan sabtu. Saat ini Tim Hadroh telah
menyelesaikan tiga lagu dengan lirikan ala pondok pesantren.
C.
Yasinan
dan Ijtima’
Sebagaimana yang dilakukan oleh
santri Ponpes Darul Muhajirin, para anggota IKADM pun masih melakukan kebiasaan
yang dilakukan ketika masih menjadi santri di Ponpes DM praya. Kegiatan itu
yakni yasinan setiap malam jum’at dan ijtima; setiap satu kali sebulan yang
dilakukan juga pada malam jum’at.
D.
Sosialisi
Sosialisasi adalah program terbesar
yang dimiliki oleh IKADM. Pasalnya, dengan melakukan Sosialisasi, para calon
kader IKADM yang berada di Darul Muhajirin akan dengan mudah tergaet untuk
kuliah ke Yogyakarta.
Selain itu, sosialisasi juga bertujuan
untuk memperkenalkan setiap kampus di yogyakarta dan khususnya juga
memperkenalkan IKADM itu sendiri. Sosialisasi ini dilaksanakan setiap sekali
setahun, dimana dilakukan pada saat sebelum ujian Nasional bagi para siswa/i.
E.
Masak-masak
Masak-masak merupakan aktivitas
rutin Sahabat/sahabi IKADM di masa libur dan sebagainya. Kegiatan ini tidak
terjadwal, dan terkadang juga dilakukan sekali sebulan tergantung kondisi
kawan-kawan.
F.
Jalan-jalan
Jalan-jalan merupakan aktifitas
khusus untuk mengisi masa liburan sahabat/i IKADM. Jalan-jalan ini biasanya
dikalangan sebagai upaya untuk menyatukan silaturrahmi sekaligus hiburan untuk
sahabat/i IKADM.
G.
Lari
Pagi
Lari pagi merupakan kegiatan
mingguan sahabat/i IKADM yang dilakukan seminggu sekali tepatnya pada hari
sabtu mulai dari jam 06:00 sampai selesai. Program ini pertama kali diajukan
oleh Devisi Seni dan Olah Raga. Kegiatan ini dimulai pada masa kepemimpinan
Panji yang menjabat sebagai ketua IKADM.
H.
Muhadharah
Program ini merupakan gagasan dari
Devisi Agama yang diketuai oleh Suparman
Jayadi. Acara ini digelar sama seperti Ijtima’ yakni sekali dalam sebulan
lebih tepatnya diadalakan pada malam jum’at setelah selesai melaksankan
rutinitas yasinan.
I.
Futsalan
Kegiatan futsal IKADM belum
sepenuhnya berjalan maksimal, namun kegiatan ini biasa dilakukan ketika ada
keinginan yang kuat dari teman-teman untuk berolah raga. Kegiatan ini tidak
terjadwal seperti program lainnya. Namun kini IKADM telah memiliki tim Futsal
yang beranggotakan sepuluh orang.
5.
PROFIL
ANGGOTA IKADM
Menurut pendataan yang dilakukan
oleh sekretaris IKADM periode 2013/2014 saat ini IKADM memiliki anggota
sebanyak empat puluh lima orang. Yang terdiri dari para alumni darul Muhajirin
yang melanjutkan studi ke Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jumlah ini diantaranya telah
menyelesaikan kuliah sebanyak tiga orang diantaranya Jalaluddin. S.Pdi, Masriadi.
S.Ag. M.A dan Jumhur S.Hum.
Sedangkan beberapa orang lainnya tengah menggarap skripsi dan insya Allah akan
wisuda pada bulan desember 2013.
Jumlah Wisudawan/wisuda wati akan
terus mengalami kenaikan, pasalnya sebagian dari anggota IKADM tengah menggarap
skrips (tugas akhir) dan baru menyelesaikan KKN/KP. Selain itu, mayoritas dari
sahabat/i IKADM saat ini tengah menjalani studi di UIN Sunan Kalijaga, STTA,
UI, Surya Global, AKAKOM dan lain sebagainya.
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking