Woensdag 16 Oktober 2013

Sejarah Makan Di IKADM



*Oleh Ahmad Khaerul Kholidi
Yogyakarata 16/10/2013
Manusia adalah  mahluk yang tidak bisa lepas dari sandang dan pangan, makanan sangat dibutuhkan oleh setiap manusia dan bahkan hewan sekalipun. Di dalam perkumpulan Sahabat IKADM  mengadakan makan-makan sebagai bentuk mempererat tali silaturrahmi antar Sahabat IKADM yang seakan-akan persaudaraan akan terputus dan semua program IKADM akan punah di sebabkan oleh Sahabat-sahabat IKADM yang selalu sibuk dengan tugas kuliah dan acara-acara yang ada Di Kampusnya masing-masing. Beranjak dari permasalahan dan hilangnya persaudaraan, Sahabat IKADM mengadakan makan-makan sebagai alat untuk memper erat tali persaudaraan antar Sahabat-sahabat IKADM dan melihat sebagaiman kelancaran program-program yang sudah di sepakati bersama.
Bentuk makanan yang selalu (wajib) dimansak oleh Sahabat  IKADM adalah Pelecing kangkung, kerupuk dll. Pelecing kangkung adalah makanan has Lombok yang terbuat dari beberapa sayuran dan penyedap rasa seperti: Kangkung, atau bus-busan (bahasa sasak) kacang panjang dll, penyedap rasanya yaitu: cabe, tomat, garem, trasi, bawang puti dll. dan Kerupuk sebagai lalapannya.  
Makan-makan selalu dilakukan pada saat IKADM  Ultah, pemilihan Ketua dan Wakil Ketua, sukuran, dan pada saat program-program yang sudah di sepakati seakan menghilang. Makan-makan ini belum dimansukan sebagai program wajib oleh Ketua dan Wakil Ketua IKADM di karenakan Makan-Makan ini jarang dilakukan dan di lakukan pada saat Sahabat IKADM lagi menghilang dan tergantung kondisi dan situasi Sahabat-Sahabat IKADM.
itulah Sejarah Makan yang ada di IKADM Yogyakarta



**Mahasiswa jurusan Perbandingan Agama UIN SUKA
***Sosok yang penuh Perhatian dan canda tawa

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking